Category: Featured

  • Kapolda Metro Asep Edi Suheri Kini Naik Pangkat Bintang 3

    Kapolda Metro Asep Edi Suheri Kini Naik Pangkat Bintang 3

    Kapolda Metro Jaya Asep Edi Suheri secara resmi mendapatkan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi menjadi Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol) pada Selasa (13/5/2026). Perubahan pangkat ini menandai peningkatan karir sang perwira tinggi di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia.

    Kabar mengenai kenaikan pangkat tersebut dipublikasikan secara terbuka melalui unggahan pada akun Instagram resmi Polda Metro Jaya, @poldametrojaya. Penegasan mengenai status pangkat baru ini dilansir dari Megapolitan melalui media sosial tersebut.

    Dalam pengumuman resminya, pihak kepolisian memberikan apresiasi dan ucapan selamat atas pencapaian karir yang diraih oleh mantan Wakabareskrim tersebut. Informasi ini diperkuat dengan visualisasi seragam dinas terbaru yang sudah mengenakan atribut bintang tiga.

    “Selamat dan sukses kepada Komjen Pol. Asep Edi Suheri, S.I.K., M.Si. atas kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi menjadi Komisaris Jenderal Polisi,” demikian keterangan dalam unggahan tersebut, dikutip Selasa (13/5/2026).

    Melalui poster resmi yang dirilis, Asep Edi tampak berpose menggunakan seragam dinas lengkap yang telah dilengkapi dengan tiga buah bintang emas. Simbol bintang tiga tersebut merupakan identitas resmi bagi perwira yang menjabat dengan pangkat Komisaris Jenderal Polisi.

    Selain pernyataan dari akun resmi institusi, dukungan moral dan apresiasi juga mengalir dari jajaran internal kepolisian setempat. Kabid Humas Polda Metro Jaya bersama seluruh staf dan jajaran Bidhumas turut menyampaikan ucapan selamat atas kenaikan pangkat pimpinan mereka

  • Personel Ditpolairud Polda Sulut Semangat Asah Kemampuan SAR Lewat Latihan Rappelling dan Tali Temali

    Personel Ditpolairud Polda Sulut Semangat Asah Kemampuan SAR Lewat Latihan Rappelling dan Tali Temali

    Bitung – Dalam upaya meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan menghadapi berbagai situasi darurat di lapangan, personel Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulawesi Utara melaksanakan latihan Search and Rescue (SAR) berupa teknik rappelling dan tali-temali di Markas Komando (Mako) Ditpolairud Polda Sulut, Selasa (12/5/2026).

    Kegiatan latihan tersebut dipimpin langsung oleh pimpinan Ditpolairud Polda Sulut dan diikuti seluruh personel dengan penuh semangat. Latihan ini menjadi bagian dari program pembinaan kemampuan teknis personel agar selalu siap menjalankan tugas-tugas penyelamatan, khususnya dalam kondisi medan sulit dan situasi yang membutuhkan respons cepat.

    Dalam pelaksanaannya, personel mendapatkan pembekalan teori sekaligus praktik lapangan mengenai teknik rappelling, yaitu metode turun menggunakan tali dari ketinggian secara aman dan terkontrol. Selain itu, para peserta juga dilatih menguasai berbagai teknik simpul tali yang menjadi dasar penting dalam operasi penyelamatan.

    Pimpinan Ditpolairud Polda Sulut dalam arahannya menegaskan bahwa penguasaan teknik SAR merupakan kemampuan dasar yang wajib dimiliki setiap personel, mengingat tantangan tugas kepolisian perairan yang kerap bersinggungan dengan kondisi alam ekstrem, kecelakaan laut, hingga proses evakuasi di lokasi sulit dijangkau.

    “Latihan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk kesiapan personel dalam menghadapi situasi nyata di lapangan. Setiap anggota harus mampu bertindak cepat, tepat, dan terukur demi keselamatan masyarakat maupun rekan satu tim,” ujarnya.

    Ia menambahkan, latihan berkala seperti ini sangat penting untuk menjaga keterampilan personel agar tetap terasah dan responsif dalam menghadapi berbagai potensi keadaan darurat. Kemampuan teknis yang baik juga dinilai dapat meminimalisasi risiko kesalahan saat proses penyelamatan berlangsung.

    Selama latihan berlangsung, personel terlihat serius mengikuti setiap instruksi yang diberikan oleh instruktur. Mereka mempraktikkan teknik penurunan dari titik ketinggian dengan standar keselamatan ketat, mulai dari pengecekan perlengkapan hingga koordinasi antaranggota dalam proses evakuasi simulatif.

    Selain mengasah kemampuan individu, latihan ini juga difokuskan untuk memperkuat soliditas dan kerja sama tim. Dalam operasi SAR, koordinasi antarpersonel menjadi faktor utama keberhasilan misi penyelamatan. Oleh sebab itu, seluruh peserta dilatih untuk membangun komunikasi efektif, memahami peran masing-masing, serta mengambil keputusan cepat dalam tekanan situasi.

    Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Ditpolairud Polda Sulut dalam menjaga kualitas sumber daya manusia yang andal dan profesional. Dengan kesiapsiagaan yang terus ditingkatkan, diharapkan personel mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam penanganan keadaan darurat di wilayah perairan maupun lokasi rawan bencana di Sulawesi Utara.

    Melalui latihan berkelanjutan, Ditpolairud Polda Sulut menegaskan kesiapannya untuk selalu hadir sebagai garda terdepan dalam operasi kemanusiaan dan penyelamatan, sejalan dengan tugas Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

     

     

  • Polda Sumsel Siapkan Strategi Baru Perang Lawan Narkoba, Ini Pesan Tegas Kapolda!

    Polda Sumsel Siapkan Strategi Baru Perang Lawan Narkoba, Ini Pesan Tegas Kapolda!

    Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menginstruksikan penguatan strategi pemberantasan narkotika secara besar-besaran di wilayah hukum Sumsel.

    Langkah ini diambil sebagai komitmen nyata mendukung program prioritas Kapolri dan agenda nasional dalam menyelamatkan generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.

    Hal tersebut ditegaskan Kapolda dalam forum Coffee Morningstrategis yang dihadiri oleh seluruh Pejabat Utama (PJU) di Ruang Transit Gedung Presisi Mapolda Sumsel, Senin (11/05/2026).

    Fokus utama pertemuan ini adalah penajaman tugas pokok dan fungsi (tupoksi) Direktorat Reserse Narkoba agar lebih adaptif dalam menghadapi jaringan narkotika lintas daerah maupun internasional.

    “Fungsi Direktorat Reserse Narkoba adalah garda terdepan dalam menyelamatkan generasi bangsa,” ujarnya, Senin (22/5/26).

    “Saya instruksikan seluruh jajaran agar tidak hanya fokus pada penangkapan, tetapi juga memperkuat intelijen dasar dan pemetaan jaringan guna memutus rantai pasokan secara permanen,” tegas Irjen Pol Sandi Nugroho.

    Dalam kesempatan itu, Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel, Kombes Pol Yulian Perdana, memaparkan hasil pemetaan jaringan dan inovasi pencegahan terbaru.

    Arahan tersebut diperkuat oleh Wakapolda Sumsel, Brigjen Pol Rony Samtana, yang menekankan pentingnya sinergi lintas fungsi di internal kepolisian agar penegakan hukum berjalan lebih efektif dan terukur.

    Strategi yang diusung Polda Sumsel kini mencakup pendekatan yang berimbang antara langkah preemtif, preventif, dan represif.

    Selain penindakan hukum berbasis intelijen, kepolisian juga mengoptimalkan kolaborasi dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan sektor pendidikan untuk memberikan edukasi masif kepada masyarakat.

    Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, menambahkan bahwa penguatan internal ini merupakan implementasi dari program Polri Presisi.

    Menurutnya, profesionalisme dan akuntabilitas personel menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan di Sumatera Selatan.

    Melalui koordinasi intensif ini, Polda Sumsel memastikan bahwa upaya pemberantasan narkoba akan dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.

    Tujuannya jelas, menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba demi menjamin kualitas sumber daya manusia Indonesia yang unggul di masa depan.

  • Kapolda Sumsel Jalin Kerja Sama Strategis dengan PT Pertamina EP

    Kapolda Sumsel Jalin Kerja Sama Strategis dengan PT Pertamina EP

     

    PALEMBANG (tribratanews.jatim.polri.go.id) – Polda Sumatera Selatan (Sumsel) memperkuat komitmen institusi dalam mendukung ketahanan energi nasional. Langkah nyata ini diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dengan PT Pertamina Eksplorasi dan Produksi (EP).

    Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menegaskan bahwa kesepakatan ini merupakan wujud dukungan penuh kepolisian terhadap implementasi Peraturan Menteri ESDM RI Nomor 14 Tahun 2025. Aturan tersebut menata pengelolaan sumur minyak oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Koperasi, dan UMKM agar berjalan secara tertib, aman, legal, serta produktif.

    “Komitmen utama dari tata kelola sumur minyak ini adalah memastikan tidak boleh lagi ada korban jiwa akibat insiden kecelakaan kerja, dan tidak boleh lagi ada pencemaran lingkungan. Ke depan, lingkungan yang terlanjur terdampak harus kita revitalisasi bersama. Ini adalah tanggung jawab kita terhadap anak cucu kelak,” ujar Kapolda Sumsel dalam sambutannya, Senin (11/5/2026).

    Lebih lanjut Kapolda menjelaskan, sinergi ini bertujuan untuk mengubah aktivitas yang sebelumnya tidak sesuai aturan menjadi legal dan terstruktur. Ia pun mendorong agar pihak Pertamina dapat menyerap hasil produksi masyarakat secara maksimal, dengan standar kualitas serta harga beli yang transparan, sehingga kesejahteraan masyarakat dapat meningkat secara nyata.

    Menurutnya, kehadiran Polri di lapangan secara khusus ditujukan untuk memberikan kepastian hukum dan mengantisipasi potensi konflik sosial di tengah masyarakat. Pendekatan utama yang dikedepankan adalah langkah preemtif dan preventif melalui edukasi hukum dan pembinaan yang berkelanjutan, bersinergi dengan Satgas Terpadu lintas sektoral.

    Irjen Pol. Sandi memberikan peringatan bagi pihak-pihak yang tidak mematuhi kesepakatan tata kelola yang baru.

    “Bagi oknum yang masih berupaya menjalankan praktik penyulingan atau pengeboran di luar tata kelola yang disepakati ini, kami jajaran Polda Sumsel telah berkomitmen penuh untuk melakukan tindakan hukum yang tegas,” jelasnya.

    Melalui sinergi lintas sektoral ini, ujar Kapolda, dapat dilakukan antisipasi berbagai potensi dinamika di lapangan. Dengan begitu, diharapkan lifting minyak naik, kesejahteraan masyarakat bertambah, kelestarian lingkungan terjaga, dan situasi keamanan tetap kondusif.

    Penandatanganan kerja sama ini juga diharapkan Kapolda menjadi langkah monumental yang mengukuhkan sinergi berkelanjutan antara Polri, pemerintah, dan sektor energi. Ke depan, Polda Sumsel akan terus memberikan pengabdian terbaiknya dalam mengawal implementasi tata kelola ini agar wilayah Sumsel tidak hanya berkontribusi maksimal terhadap ketahanan energi nasional, tetapi juga menjadi model percontohan pengelolaan sumber daya alam yang tertib hukum, berwawasan lingkungan, dan membawa kemakmuran merata bagi rakyat.

  • Polda Metro Jaya Sukses Bongkar Penadahan 99 Ribu Motor Ilegal di Jakarta

    Polda Metro Jaya Sukses Bongkar Penadahan 99 Ribu Motor Ilegal di Jakarta

    Jakarta — Subdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya mengungkap dugaan penadahan kendaraan bermotor dan penyelundupan sepeda motor ilegal ke luar negeri. Pengungkapan dilakukan di sebuah gudang penyimpanan kendaraan di Jalan Kemandoran Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin (11/5/2026).

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, pengungkapan ini menjadi perhatian karena polisi menemukan ribuan kendaraan tanpa dokumen kepemilikan yang sah. Sebagian kendaraan juga sudah dibongkar menjadi komponen untuk memudahkan pengemasan dan pengiriman.

    “Praktik seperti ini menjadi ancaman serius. Tempat penampungan kendaraan tanpa dokumen sah dapat menjadi ruang bagi berulangnya kejahatan kendaraan bermotor di masyarakat,” ujarnya.

    Sementara, Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imannudin menjelaskan, dari lokasi tersebut polisi mengamankan 1.494 unit sepeda motor. Rinciannya, 957 unit masih dalam kondisi utuh dan 537 unit lainnya sudah dalam kondisi terbongkar.

    “Kendaraan tersebut diduga berasal dari perbuatan tindak pidana. Pihak terkait tidak dapat menunjukkan bukti kepemilikan yang sah, seperti faktur maupun dokumen kendaraan lainnya,” kata Iman.

    Dalam kasus ini, polisi telah menetapkan satu orang tersangka berinisial WS. Penyidik masih mendalami dugaan keterlibatan jaringan lain, mulai dari penyedia kendaraan, pengepul, hingga pihak yang diduga mengirim kendaraan ke luar negeri, termasuk ke Tahiti dan Togo.

    “Saat ini baru satu tersangka yang kami tetapkan. Namun penyidikan masih terus dikembangkan karena perkara ini diduga melibatkan jaringan yang saling berkaitan,” jelasnya.

    Lebih lanjut, Kombes Pol Budi menegaskan, masyarakat, dealer, pelaku usaha, maupun lembaga pembiayaan yang merasa memiliki keterkaitan dengan kendaraan yang sedang didalami dapat berkoordinasi dengan penyidik. Ia memastikan proses hukum dilakukan profesional, transparan, dan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.

    “Polri hadir sebagai penjaga kehidupan, pembangun peradaban, dan pejuang kemanusiaan. Kami mengajak masyarakat menjaga ketertiban, melindungi data pribadi, serta segera melapor melalui layanan 110 jika mengetahui dugaan tindak pidana,” pungkasnya

  • Kapolda Metro Jaya: Gerakan pilah sampah penting jaga kebersihan

    Kapolda Metro Jaya: Gerakan pilah sampah penting jaga kebersihan

     

    Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri menghadiri deklarasi Gerakan Pilah Sampah di pedestrian Plaza Festival, Jalan Rasuna Said, Setiabudi, Jakarta Selatan, Minggu (10/05/2026). (Dok. Istimewa)

    Jakarta – Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri menghadiri Deklarasi Gerakan Pilah Sampah yang dicanangkan Pemprov DKI Jakarta. Asep mendukung gerakan pengolahan di Jakarta untuk menjaga Ibu Kota kian nyaman.
    Deklarasi Gerakan Pilah Sampah sekaligus pencanangan HUT ke-499 Jakarta bertajuk ‘Jaga Jakarta Bersih; Pilah Sampah’ di pedestrian Plaza Festival, Jalan Rasuna Said, Setiabudi, Jakarta Selatan, Minggu (10/05/2026).

    Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut Instruksi Gubernur Jakarta Nomor 5 Tahun 2026 tentang kewajiban memilah sampah dari sumbernya, baik di rumah tangga, perkantoran maupun tempat usaha. Asep mengatakan gerakan pilah sampah menjadi langkah penting dalam menjaga kebersihan lingkungan di Jakarta.

    Baca juga:
    Sampah di Jakarta 8 Ribu Ton/Hari, Menteri LH Dukung Gerakan Pilah Sampah
    “Gerakan ini sangat positif untuk membangun kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan dan lingkungan. Kami mendukung upaya bersama menjaga Jakarta tetap bersih dan nyaman,” kata Asep.

    Menurut Asep, persoalan sampah tidak bisa ditangani sendiri oleh pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. “Kalau dilakukan bersama-sama dan dimulai dari hal kecil seperti memilah sampah, tentu dampaknya akan besar untuk lingkungan,” ujarnya.

    Polda Metro Jaya mendukung gerakan pilah sampah yang diinisiasi Pemprov Jakarta sebagai upaya membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan di tengah meningkatnya volume sampah di TPST Bantargebang.

    Kehadiran Asep bersama pejabat dan tokoh lainnya dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk sinergi antara Polri dan pemerintah daerah dalam mendukung program kebersihan lingkungan sekaligus rangkaian perayaan HUT ke-499 Jakarta menuju usia 500 tahun pada 2027 mendatang.

    “Saya meyakini membangun Jakarta tidak bisa sendiri. Persoalan sampah salah satunya. Maka hari ini, sesuai dengan Instruksi Gubernur, kita akan mengadakan gerakan untuk pilah sampah,” kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam sambutannya pada acara Deklarasi Gerakan Pilah Sampah.

    Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri menghadiri deklarasi Gerakan Pilah Sampah sekaligus pencanangan HUT ke-499 Jakarta bertajuk ‘Jaga Jakarta Bersih; Pilah Sampah’ di pedestrian Plaza Festival, Jalan Rasuna Said, Setiabudi, Jakarta Selatan, Minggu (10/05/2026). (Dok. Istimewa)
    Pramono menyebutkan gerakan ini akan dilakukan secara serius. Mantan Seskab tersebut berharap persoalan sampah dapat segera terselesaikan.

    “Mudah-mudahan persoalan pilah sampah ini bersama dengan pemimpin lapangan, kita lakukan dengan sungguh-sungguh dan serius menjadi gerakan baru bagi Jakarta untuk memilah sampah ini,” katanya.

  • Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Berhasil Bongkar Sindikat Peredaran Sabu 16 Kg

    Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Berhasil Bongkar Sindikat Peredaran Sabu 16 Kg

    Jakarta. Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu seberat 16 kilogram. Barang haram tersebut disembunyikan di dalam ban mobil di wilayah Depok, Jawa Barat.

    “Pada hari selasa, tanggal 5 Mei 2026, sekitar pukul 15.30 WIB, kami telah mengamankan dua orang laki-laki dengan inisial RS (32) dan H (35),” ujar Kanit 1 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKP Ari Purwanto, Jumat (8/5/26).

    Pengungkapan kasus ini, ujarnya, bermula dari informasi masyarakat terkait aktivitas peredaran narkotika di kawasan Bojongsari, Depok. Menindaklanjuti informasi tersebut, tim penyidik langsung bergerak hingga akhirnya menangkap kedua terduga pelaku di dua lokasi berbeda.

    “Kami melakukan pengamanan terhadap dua orang laki-laki ini di TKP pertama dijalan Cinangka Raya, Kelurahan Serua, Bojong Sari, Kota Depok kami dapat mengamankan barang bukti berupa Sabu seberat 3 Kilogram,” jelasnya.

    Selanjutnya, dari pengembangan kasus di Perumahan Kirana Gardenia, Bojongsari, penyidik kembali menemukan 13 kilogram sabu yang disembunyikan di dalam ban mobil Suzuki Katana warna hijau. Selain narkotika, penyidik juga menyita dua set ban mobil dan tiga bilah pisau cutter yang diduga digunakan untuk membongkar serta menyembunyikan paket sabu tersebut.

  • Kapolri terima Penghargaan Adhi Bhakti Senapati atas kontribusi keamanan siber

    Kapolri terima Penghargaan Adhi Bhakti Senapati atas kontribusi keamanan siber

    Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menerima tanda kehormatan Adhi Bhakti Senapati dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) pada Hari Rabu (06/05/2026). Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusinya dalam bidang keamanan dan pertahanan, khususnya dalam penguatan kolaborasi lintas lembaga di ruang siber.

    Kapolri mengungkapkan, penghargaan Adhi Bhakti Senapati menjadi momen penting yang semakin mendorong dirinya untuk meningkatkan kolaborasi antara Polri dengan berbagai pihak, termasuk Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Hal ini sejalan dengan arahan Presiden yang menekankan pentingnya persatuan dan sinergi dalam menghadapi berbagai ancaman terhadap bangsa dan negara.

    “Bagi saya ini adalah penghargaan yang sangat luar biasa. Ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus meningkatkan kolaborasi dan sinergisitas. Apalagi Bapak Presiden telah menyampaikan bahwa kita harus bersatu dalam menghadapi berbagai tantangan,” jelasnya.

    Menurut Kapolri, ancaman di ruang siber menjadi salah satu tantangan terbesar ke depan. Oleh karena itu, diperlukan langkah strategis yang mencakup peningkatan literasi digital, penguatan kualitas sumber daya manusia, pembangunan sistem keamanan yang andal, serta penegakan hukum terhadap pelaku kejahatan siber.

    “Kita harus bersama-sama menjaga ruang siber, mulai dari literasi, penguatan SDM, pembangunan sistem keamanan, hingga penegakan hukum terhadap pelaku kejahatan siber,” tegasnya.

    Selain itu, Kapolri juga menekankan pentingnya sinergi antara Polri, BSSN, TNI, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga kedaulatan negara, baik dari sisi keamanan siber maupun pertahanan.

    “Kolaborasi dan sinergisitas menjadi kunci sukses untuk menjaga kedaulatan di bidang keamanan,” pungkasnya.

  • Kapolri terima Adhi Bhakti Senapati atas kontribusi keamanan siber

    Kapolri terima Adhi Bhakti Senapati atas kontribusi keamanan siber

    Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menerima tanda kehormatan Adhi Bhakti Senapati dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) pada Hari Rabu (06/05/2026). Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusinya dalam bidang keamanan dan pertahanan, khususnya dalam penguatan kolaborasi lintas lembaga di ruang siber.

    Kapolri mengungkapkan, penghargaan Adhi Bhakti Senapati menjadi momen penting yang semakin mendorong dirinya untuk meningkatkan kolaborasi antara Polri dengan berbagai pihak, termasuk Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Hal ini sejalan dengan arahan Presiden yang menekankan pentingnya persatuan dan sinergi dalam menghadapi berbagai ancaman terhadap bangsa dan negara.

    “Bagi saya ini adalah penghargaan yang sangat luar biasa. Ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus meningkatkan kolaborasi dan sinergisitas. Apalagi Bapak Presiden telah menyampaikan bahwa kita harus bersatu dalam menghadapi berbagai tantangan,” jelasnya.

    Menurut Kapolri, ancaman di ruang siber menjadi salah satu tantangan terbesar ke depan. Oleh karena itu, diperlukan langkah strategis yang mencakup peningkatan literasi digital, penguatan kualitas sumber daya manusia, pembangunan sistem keamanan yang andal, serta penegakan hukum terhadap pelaku kejahatan siber.

    “Kita harus bersama-sama menjaga ruang siber, mulai dari literasi, penguatan SDM, pembangunan sistem keamanan, hingga penegakan hukum terhadap pelaku kejahatan siber,” tegasnya.

    Selain itu, Kapolri juga menekankan pentingnya sinergi antara Polri, BSSN, TNI, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga kedaulatan negara, baik dari sisi keamanan siber maupun pertahanan.

    “Kolaborasi dan sinergisitas menjadi kunci sukses untuk menjaga kedaulatan di bidang keamanan,” pungkasnya.

  • Queens of the Circuit: When Women Show Off Their Skills at the Mandalika Kartini Race

    Queens of the Circuit: When Women Show Off Their Skills at the Mandalika Kartini Race

    Queens of the Circuit: When Women Show Off Their Skills at the Mandalika Kartini Race

    Lombok – Indonesian women demonstrated their equality in a racing event at the Pertamina Mandalika Circuit in Lombok, West Nusa Tenggara (NTB). Through the ‘Queens of the Circuit-Mandalika Kartini Race 2026,’ these women successfully demonstrated their role in the automotive world.

    The race was successfully held from May 1-3, 2026, in collaboration with the Mandalika Grand Prix Association (MGPA) and Krida Mataram. The ‘Queens of the Circuit-Mandalika Kartini Race 2026’ is an initiative to encourage increased female participation in Indonesian motorsports.

     

    This prestigious event is more than just about racing; it’s dedicated to celebrating the abilities and strategic role of women on the racetrack. Adopting a one-make race concept, all participants use Toyota Agya 1200cc vehicles, ensuring a level playing field, with a focus on the abilities and skills of each driver.

    Eight female drivers were selected to participate in the competition. The participants were curated by Women in Motorsport (WIM) and come from various racing disciplines in Indonesia. They are Alexandra (former Formula Renault Asia driver), Alinka (all-around racer), Audya Anjani (a newcomer from Lombok), Belove Athaya (driving driver), Clio Tjoannadi (go-kart driver), Vivit Fariana (drag racer and sprint rally driver), Patricia Purnomo (drag racer and sprint rally driver), and Ine Rosdiana (Radical Time Attack driver).

    This event not only involves the drivers but also involves all operational elements, which are dominated by women, both on and off the track. From safety car driver Amara Angelica, to grid officials, starters, finishers and various other technical roles.

    This event not only involves the drivers but also involves all operational elements, which are dominated by women, both on and off the track. From safety car driver Amara Angelica, to grid officials, starters, finishers and various other technical roles.

    The series of events took place over three days, including practice and qualifying sessions on Friday and Saturday, and the final race on Sunday, May 3, 2026.

    Indonesian Kartini athletes demonstrated gender equality at the Queens of the Circuit-Mandalika Kartini Race 2026, held at the Pertamina Mandalika Circuit in Lombok, West Nusa Tenggara, from May 1-3, 2026. (Photo: Special doc.)

    Based on the official race results, here are the final standings for the Queens of the Circuit 2026:

    1. Alinka Hardianti (Women in Motorsport) – Juara 1
    2. Clio Tjoannadi (Women in Motorsport) – Juara 2
    3. Alexandra Asmasoebrata (Women in Motorsport) – Juara 3
    4. Audya Anjani (Krida)
    5. Ine Rosdiana (Cargloss Motorsport)
    6. Patricia Revalina (Putkar Reborn)
    7. Belove Athaya (Women in Motorsport)
    8. Vivit Fariana (Putkar Reborn)

    Alinka Hardianti dominated throughout the race and also recorded the fastest lap with a time of 2:06.496.

    This year’s Queens of the Circuit is also part of a series of international motorsport events, as it is held in conjunction with the GT World Challenge and the Mandalika Festival of Speed, further strengthening the Mandalika Circuit’s position as one of the centers of racing activity in Indonesia.

    Through this event, MGPA and Krida Mataram hope to open more opportunities for women to participate in motorsport, both as racers and in various other professional roles in the industry.